**SUKSESKAN HARI PRAMUKA KE 57 TINGKAT KWARDA JAWA TENGAH DI BUPER MARTOLOYO, SUNIARSIH BOJONG 21 SEPTEMBER 2018** PERANSAKA VII KWARDA JATENG 16-21 SEPTEMBER 2018 DI BUPER SUNIARSIH** ESTAFET TUNAS KELAPA KE 34** Pramuka Perekat NKRI**8

Selasa, 29 Mei 2012

Sosok Panutan Anggota Gerakan Pramuka


In Memoriam
Prof. Dr. W.P. Napitupulu



Jakarta-Keluarga Besar Gerakan Pramuka kehilangan panutan yang dibanggakan, sosok yang selalu memilki pemikiran cemerlang yang dikenal sebagai pencetus ide Pertukaran Pemuda Indonesia, Prof Dr. W.P. Napitupulu meninggal dunia pada Senin, 21 Mei 2012 di RS Jantung Cinere, Jakarta Selatan.

Pada penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Bulan Maret 2011 Kak Napit –begitu beliau biasa di sapa- masih terlihat hadir dalam rangka mengemban tugas sebagai Ketua Tim Pokja UU Gerakan Pramuka yang membuat Gerakan Pramuka semakin bangga. Karena di usianya yang senja beliau masih berkiprahbagi Gerakan Pramuka. Kini Undang-Undang Gerakan Pramuka telah menjadi salah satu “warisan” beliau bagi Anggota Gerakan Pramuka.

Kak Napit semasa hidup sempat menjabat beberapa tugas Pemerintah RI sebagai Direktur Departemen Urusan Research Nasional, Direktur di Departemen Tenaga Kerja dan Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olah Raga, Departemen Pendidikan dan Kepemudaan sejak tahun 1974-1991.

Begitu pula keaktifannya dalam Gerakan Pramuka, kiprahnya sebagai Wakil Ketua Kwartir Nasional masa bakti 1978-1993 dan dilanjutkan dengan pengabdiannya sebagai Andalan Nasional Gerakan Pramuka menjadi catatan membanggakan dalam hidupnya. Terlebih Kak Napit sempat menjadi Ketua Umum Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (1978-1988) yang pada tahun yang sama beliau juga aktif di kepengurusan kepramukaan kawasan Asia Pasifik sebagai Committee Member of Asia Pasific Region.

Kak Napit memperoleh gelar Doctor of Education dari Stanford University, Stanford, California, USA pada tahun 1962. Catatan lain semasa hidupnya adalah aktif di dalam Komisi Nasional UNIESCO Departement Pendidikan dan Kepemudaan Republik Indonesia. Penghargaan berupa Dwija Sistha, Lencana Melati dari Gerakan Pramuka, Bintang Jasa Utama dari Presiden RI dan juga AP Award of Distinguished Service (APRSC).

Mengingat jasanya bagi Gerakan Pramuka dan juga negara, maka memalui upacara kenegaraan, jenazah Kak Napit akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis, 24 Mei 2012. [Humas Kwarnas]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar