**SUKSESKAN HARI PRAMUKA KE 57 TINGKAT KWARDA JAWA TENGAH DI BUPER MARTOLOYO, SUNIARSIH BOJONG 21 SEPTEMBER 2018** PERANSAKA VII KWARDA JATENG 16-21 SEPTEMBER 2018 DI BUPER SUNIARSIH** ESTAFET TUNAS KELAPA KE 34** Pramuka Perekat NKRI**8

Minggu, 02 Oktober 2011

PusdiklatCab Gelar Karang Pamitran Pembina


ADIWERNA – Sebanyak 91 Pembina Penggalang Pangkalan SMP / MTs dan Perutusab Kwarran se Kwarcab 11.28 Tegal mengikuti kegiatan pertemuan pembina yang dikemas dalam Karang Pamitran Pembina. Kegiatan yang digelar oleh Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (Pusdiklatcab) Kwarcab 11.28 Tegal  bertempat di SMP Negeri 2 Adiwerna, Minggu (2/10) kemarin.
Peserta yang ditargetkan hanya sebanyak 40 orang pembina, namun diluar dugaan membludak mencapai dua kali lipat yaitu sebanyak 91 Pembina.
”Targetnya 40 peserta, namun diluar dugaan membludak 2 kali lipat dari perkiraan yaitu mencapai 91 pembina,” ungkap Wakil Kepala Pusdiklatcab, Joko Eko Pratomo, S.Pd didamping Sekretarisnya Subarno disela kegiatan.
Karang Pamitran, kata Joko, yaitu salah satu usaha penyegaran bagi Pembina, tukar pengalaman, dan menambah pengetahuan dan ketrampilan membina. Dan bukan merupakan jenis dan jenjang kursus, melainkan merupakan salah satu pendidikan informal untuk orang dewasa.

”Sasarannya Pembina mampu meningkatkan mutu pendididikan, dapat mengelola satuan dengan baik, dan membuat membuat kegiatan yang menarik bagi peserta didik,” terangnya.
Ketua Kwartir Cabang 11.28 Tegal, H Muji Atmanto, SH MM dalam pengarahannya mengingatkan posisi strategis yang dimiliki oleh Pembina Gugus Depan (Gudep). Karena di Gugusdepanlah peserta didik berada, kegiatan, perilaku, dan watak mereka dijadikan ukuran hasil pendidikan para pembinanya, bahkan kadang dikonotasikan cerminan dari pembina yang mendidiknya.

”Di Gudeplah, secara visualisasi hasil seluruh upaya pendidikan nonformal lewat Gerakan Pramuka ini menjadi ukuran,” tegas Muji

Oleh karena itu, Muji berharap, dengan posisi yang dimiliki Pembina, hendaknya dapat melaksanakan peran Pembina Gugusdepan dengan baik yaitu antara lain, Pertama, Pembina Mengelola Satuan;   Kedua, Pembina Pengawal misi; Ketiga, Pembina mengarahkan ke pencapaian visi;

”Untuk memainkan peran sebagai pengarah ke pencapaian visi, Pembina Satuan harus memastikan bahwa mereka tidak pernah kehilangan pandangan akan akar tujuan, yaitu penjelasan umum tentang mengapa kita lakukan dan apa yang kita lakukan, bagaimana Satuan perlu berkembang dan bagaimana perkembangan itu menjadi bagian dari  sesuatu yang lebih besar, bagian dari akar sejarah yang ”luas,” urainya.

Peran yang Keempat, lanjut Muji, yaitu Pembina Memotivasi;  sebagai motivator, pembina perlu untuk memprioritaskan hubungan, yaitu secara sungguh-sungguh membantu orang lain untuk memahami diri sendiri dan menemukan jati diri, serta memberikan kebebasan untuk memilih, Kelima yaitu Pembina sebagai pembuat komitmen dan  yang keenam, Pembina adalah Pendidik.

”Peran Pembina sebagai pendidik adalah sebagai puncak perannya sebagai perancang, pengawal misi, pengarah visi, serta motivator dan pembangun komitmen,” Pungkasnya.

Sedangkan materi karang pamitran meliputi Kegiatan bermutu dan mengandung pendidikan, Mengorganisasi dan mengelola Penggalang, Membuat Program Kerja, dan Membina anak didik. (Hasan/Hms)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar