**SUKSESKAN HARI PRAMUKA KE 57 TINGKAT KWARDA JAWA TENGAH DI BUPER MARTOLOYO, SUNIARSIH BOJONG 21 SEPTEMBER 2018** PERANSAKA VII KWARDA JATENG 16-21 SEPTEMBER 2018 DI BUPER SUNIARSIH** ESTAFET TUNAS KELAPA KE 34** Pramuka Perekat NKRI**8

Minggu, 13 September 2015

Lagi, Pramuka Peduli Kirim Bantuan Air Bersih



SLAWI - Menyusul kekeringan yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Tegal, Pramuka Peduli Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tegal mengirimkan 4 tangki bantuan air bersih, Sabtu (12/9/2015). Bantuan dilepas secara simbolis oleh Pelaksana Harian Bupati Tegal, Dra Hj Umi Azizah dari pelataran komplek Pemkab Tegal sebelum upacara Hari Pramuka ke 54 tingkat Kwarcab Tegal. Turut mendampingi anggota Mabicab, Pimpinan Kwarcab dan sejumlah undangan.

Sejumlah desa di wilayah pantura menjadi sasaran penerima bantuan tersebut karena warganya mengalami krisis air bersih. Diantaranya Desa Gembongdadi dan Harjosari Kecamatan Suradadi.

Ketua Kwarcab Tegal, dr H Widodo Djoko Mulyono MKes MMR mengatakan, aksi peduli sosial itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 54. Tujuannya, meringankan beban warga yang sedang krisis air bersih akibat musim kemarau.

”Hari ini, lewat aksi Pramuka Peduli kami salurkan bantuan 4 tangki air bersih. Sasarannya untuk warga di dua desa, di Kecamatan Suradadi. Yakni, Pedukuhan Lodadi Desa Gembongdadi dan Desa Harjosari,” ujarnya.

Selain dua desa itu, lanjut dia, bantuan air bersih juga telah disalurkan oleh Pramuka Peduli di sejumlah desa di wilayah pantura pada akhir Juli 2015 lalu. Di antaranya, Desa Jatimulya dan Harjosari, serta desa-desa lain di wilayah pantura yang mengalami krisis air bersih.

”Dalam kegiatan ini, kami menerjunkan anggota Ubaloka dan Pramuka di tingkat Kwaran, sehingga penyalurannya bisa tertib,” katanya.

Disambut Antusias

Sementara itu, adanya bantuan air bersih dari Pramuka Peduli Kwarcab Tegal itu disambut antusias warga. Mereka langsung menyerbu kendaraan tangki untuk mengantre agar mendapatkan air bersih tersebut. 

Salah seorang warga Desa Harjosari, Suharti, mengaku senang dengan adanya bantuan air bersih yang diberikan oleh Kwarcab Tegal. “Ya tentu senang. Apalagi sumur di sini rata-rata sedang kering jika musim kemarau tiba, sehingga dengan adanya bantuan air bersih ini, kami merasa senang,” ujarnya. (Admin/s@n)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar