**SUKSESKAN HARI PRAMUKA KE 57 TINGKAT KWARDA JAWA TENGAH DI BUPER MARTOLOYO, SUNIARSIH BOJONG 21 SEPTEMBER 2018** PERANSAKA VII KWARDA JATENG 16-21 SEPTEMBER 2018 DI BUPER SUNIARSIH** ESTAFET TUNAS KELAPA KE 34** Pramuka Perekat NKRI**8

Sabtu, 01 Maret 2014

Pramuka Santuni Keluarga Balita Tenggelam

SLAWI - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal meberikan perhatian kepada keluarga balita asal Desa Kambangan Rt 04 Rw 02, Kecamatan Lebaksiu, Nurdianah (2) yang yang hanyut terseret arus sungai Kambangan pada Jum'at (28/2) lalu. Bentuk perhatian tersebut diwujudkan dengan memberikan santuan kepada keluarga korban, Minggu (2/3) lalu. Santunan diserahkan Andalan Cabang Urusan Abdimas, Slamet Sugiarto dan diterima ayah korban, Inan. Turut mendampingi sejumlah anggota Ubaloka

Ketua Kwartir Cabang Tegal melalui Sekretaris Bidang Abdimas Humas, Teguh Herdi Sancoyo S.Pd M.Pd mengatakan, santunan yang diberikan berupa uang tunai sebesar satu juta rupiah sebagai bentuk kepedulian Pramuka dalam meringankan beban keluarga korban.

"Semoga bantuan ini, bisa meringankan beban yang dihadapi keluarga korban Nurdiana," katanya kemarin.

Pihaknya juga menyampaikan turut prihatin dan belasungkawa atas kejadian kepada keluarga atas kejadian yang menimpa ananda Nurdiana.

"Keluarga besar Kwarcab Pramuka Tegal juga turut berbelasungkawa atas musibah ini," ungkapnya.

Teguh menambahkan, selain memberikan santunan, Kwarcab Pramuka juga menerjunkan anggota Unit Bantu Pramuka / Ubaloka yang melakukan pencarian dan penyisiran korban disepanjang arus sungai bersama Tim SAR lain Gallawi Rescue dan PMI.

"Kita juga turut serta dalam pencarian korban yakni Ubaloka bersama Tim SAR lain," imbuhnya

Terpisah, Anggota SAR Gallawi, Ahmad Muzaki didampingi anggota Ubaloka, Wiwit menjelaskan, informasi yang diperoleh kejadian pada Jum'at (28/2) sore sekitar pukul 17.00 WIB dan bersamaan saat hujan deras mengguyur, yang berakibat halaman rumah korban tergenang air.

"Saat itu ibu korban, Saeruroh sedang memasak dan korban Nurdianah dan kakaknya turut mendampingi ibunya. Namun, ketika ibunya sedang menengok nasi yang sedang dimasak. Korban terperosok ke saluran air disekitar rumah dan langsung terseret arus sungai yang letaknya 2 meter dari dapur rumah," paparnya.

Mendengar informasi itu, lanjutnya, tim SAR Gabungan dari Ubaloka Pramuka, PMI dan Gallawi Rescue sekitar pukul 20.50 WIB langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian korban.

"Hingga 3 hari pencarian, korban belum berhasil kita temukan. Akhirnya pencarian dihentikan tim SAR pada, Minggu (2/3)," ujarnya. (Admin/s@n)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar