Tampilkan postingan dengan label HARI PRAMUKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HARI PRAMUKA. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 08 September 2018
Rabu, 25 Juli 2018
Logo dan Tema Hari Pramuka ke 57 Tahun 2018
Tag :
HARI PRAMUKA
TEMA DAN LOGO
Menjelang peringatan Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018, Kwartir Nasional
telah merilis logo dan tema Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018. Logo 57 Tahun
Gerakan Pramuka ini ditetapkan melalui Keputusan Kwartir Nasional
Gerakan Pramuka Nomor 088 Tahun 2018 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka
Ke-57 Tahun 2018.
Setiap tanggal 14 Agustus, Gerakan Pramuka memperingati harinya, Hari Pramuka. Peringatan ini merujuk pada sejarah kepramukaan di Indonesia, dimana pada tanggal tersebut, 57 tahun silam Presiden RI, Ir. Soekarno melantik Majlis Pimpinan Nasional (Mapinas), Kwarnas, Kwarnari. Pelantikan ini kemudian disusul dengan penganugerahan Panji-panji Kepramukaan dari Presiden RI dan defile akbar oleh anggota pramuka di Jakarta.
Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 mengambil gambar anyaman tali membentuk angka 57 berwarna merah sebagai penanda tahun 2018 ini merupakan peringatan Hari Pramuka yang ke-57.
Logo Hari Pramuka Tahun 2018 versi standar horisontal, digunakan pada lara belakang berwarna putih adalah sebagai berikut
Logo Hari Pramuka ke-57 versi monokrom, digunakan pada latar belakang berwarna hitam atau warna lain adalah sebagai berikut.
Logo Hari Pramuka ke-57 versi monokrom horisontal, digunakan pada latar belakang berwarna hitam atau warna lain adalah sebagai berikut.
Tema Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 ditetapkan dalam surat keputusan yang sama dengan logo Hari Pramuka 2018. Ialah melalui Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 088 Tahun 2018 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018.
Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 memiliki makna dan arti sebagai berikut:
Bagi anggota pramuka yang membutuhkan, silakan dapat mengunduh logo resmi Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 pada link di bawah. Dalam link tesebut berisikan empat versi logo Hari Pramuka dalam format png yang terdiri atas versi standar, versi standar horisontal, versi monokrom, dan versi monokrom horisontal. Juga gambar dalam format ai (adobe ilustrator) yang bisa dibuka dan diedit menggnakan berbagai aplikasi pengolah gambar semacam adobe ilustrator, photoshop, maupun corel draw.
Tidak ketinggalan disertakan file Surat Keputusan Kwartir Nasional
Gerakan Pramuka Nomor 088 Tahun 2018 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka
Ke-57 Tahun 2018 dan Pedoman Penggunaan Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun
2018
Untuk mengunduhnya silakan KLIK DI SINI.
Setiap tanggal 14 Agustus, Gerakan Pramuka memperingati harinya, Hari Pramuka. Peringatan ini merujuk pada sejarah kepramukaan di Indonesia, dimana pada tanggal tersebut, 57 tahun silam Presiden RI, Ir. Soekarno melantik Majlis Pimpinan Nasional (Mapinas), Kwarnas, Kwarnari. Pelantikan ini kemudian disusul dengan penganugerahan Panji-panji Kepramukaan dari Presiden RI dan defile akbar oleh anggota pramuka di Jakarta.
Peristiwa besar bagi kepramukaan di Indonesia ini kemudian hari diperingati sebagai Hari Pramuka setiap tahunnya. Perayaannya melalui berbagai macam kegiatan kepramukaan di seluruh Indonesia. Mulai dari tingkat gugusdepan, kwartir ranting, kwartir cabang, kwartir daerah, hingga di tingkat nasional. Mulai anggota pramuka usia siaga, penggalang, penegak, dan pandega, maupun anggota dewasa pramuka turut memperingati peringatan Hari Pramuka.
Dalam rangka mendukung kegiatan tersebut, tentunya sangat dibutuhkan adanya tema Hari Pramuka 2018 dan logo Hari Pramuka 2018.
1. Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018
Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 mengambil gambar anyaman tali membentuk angka 57 berwarna merah sebagai penanda tahun 2018 ini merupakan peringatan Hari Pramuka yang ke-57.
Guna mendukung penggunaan logo dalam berbagai media dan acara,
diciptakan empat buah versi logo. Keempatnya terdiri atas versi standar,
versi standar horisontal, versi monokrom, dan versi monokrom
horisontal.
Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 versi standar digunakan untuk latar belakang berwarna putih adalah sebagai berikut:
Logo Hari Pramuka Tahun 2018 versi standar horisontal, digunakan pada lara belakang berwarna putih adalah sebagai berikut
Logo Hari Pramuka ke-57 versi monokrom, digunakan pada latar belakang berwarna hitam atau warna lain adalah sebagai berikut.
Logo Hari Pramuka ke-57 versi monokrom horisontal, digunakan pada latar belakang berwarna hitam atau warna lain adalah sebagai berikut.
2. Tema Hari Pramuka 2018
Tema Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 ditetapkan dalam surat keputusan yang sama dengan logo Hari Pramuka 2018. Ialah melalui Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 088 Tahun 2018 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018.
Tema Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 adalah "Pramuka Perekat NKRI".
Tema ini juga tercantum dalam logo Hari Pramuka Tahun 2018.
3. Makna Logo Hari Pramuka ke-57
Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 memiliki makna dan arti sebagai berikut:
- Logo berbentuk angka 57 menandakan peringatan Hari Pramuka ke-57
- Angka 57 terdiri atas dua bagian, merepresentasikan warna bendera Indonesia yakni merah dan putih
- Angka 57 berbentuk seperti tali yang tersambung dan saling menganyam, melambangkan pramuka sebagai perekat NKRI
- Silhoute tunas kelapa merupakan lambang Gerakan Pramuka
- Logo WOSM merupakan lambang kepanduan dunia dan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari organisasi kepanduan dunia
- "Pramuka Perekat NKRI" merupakan tema peringatan Hari Pramuka ke-57
- 1961-2018 adalah tahun peringatan Hari Pramuka
4. Unduh Logo Hari Pramuka ke-57
Bagi anggota pramuka yang membutuhkan, silakan dapat mengunduh logo resmi Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 pada link di bawah. Dalam link tesebut berisikan empat versi logo Hari Pramuka dalam format png yang terdiri atas versi standar, versi standar horisontal, versi monokrom, dan versi monokrom horisontal. Juga gambar dalam format ai (adobe ilustrator) yang bisa dibuka dan diedit menggnakan berbagai aplikasi pengolah gambar semacam adobe ilustrator, photoshop, maupun corel draw.
Untuk mengunduhnya silakan KLIK DI SINI.
Kamis, 19 Juli 2018
Minggu, 13 Agustus 2017
Senin, 17 Juli 2017
Kamis, 13 Oktober 2016
27 Pembina Terima Penghargaan Kwarnas
SLAWI – Sebanyak 27 Pembina menerima tanda penghargaan dari
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka berupa lencana Darmabakti dan Pancawarsa. Selain Pembina, 4 Peserta Didik yakni 3
Penegak dan 1 Penggalang meraih Lencana Teladan Nasional. Penghargaan
disematkan oleh Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah mewakili Bupati Tegal,
Enthus Susmono pada puncak peringatan Hari Pramuka ke - 55 tingkat Kwartir
Cabang Tegal di lapangan Pemkab Tegal, Rabu (12/10).
Peringati Hari Pramuka 55, Diisi Donor Darah
SLAWI – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-55
tingkat Kabupaten Tegal tahun 2016, Pramuka Peduli Kwarcab Tegal bekerjasama
dengan RS Adella Slawi dan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Tegal
menggelar aksi donor darah sukarela (Doras) di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal,
Rabu (12/10/2016) kemarin.
30 Yatim Terima Santunan Kwarcab Pramuka
SLAWI – Sebanyak 30 anak yatim menerima santunan dari
Kwarcab Pramuka Tegal. Santunan diberikan dalam momentum peringatan Hari
Pramuka ke – 55 tahun 2016 yang digelar dilapangan Pemkab Tegal, Rabu (12/10)
kemarin. Penyerahan santunan dilakukan oleh Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah
didampingi Pimpinan Kwarcab Tegal.
Minggu, 18 September 2016
Skuad Pastap Sakti Kwarcab Tegal Jalani Pemusatan Latihan
SLAWI – Skuad Pasukan Tirta Aji Pakerti Setia Mengabdi dan Berbakti (PASTAP
SAKTI) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal mulai menjalani pemusatan latihan
di lapangan Sepakbola Komplek Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal. Pastap Sakti ini akan bertugas melaksanakan pengibaran Bendera Merah
Putih pada Upacara Hari Pramuka ke 55 tingkat Kabupaten Tegal 23 September 2016
mendatang.
Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas dan Abdimas, Drs H Waudin, M.Si
mengatakan Pastap Sakti merupakan salah satu pasukan elit Kwarcab Tegal yang dipilih
melalui seleksi ketat yang diikuti oleh ratusan pramuka penegak Kabupaten
Tegal.
“Pastap Sakti Kwarcab Tegal sudah ada sejak tahun 2014 dan kali ini
merupakan angkatan ke - 3, dan setiap tahun peserta seleksi semakin meningkat.
Tahun ini peserta seleksi mencapai 196 Penegak,” katanya.
Dia mengungkapkan, pendidikan dan latihan anggota Pastap Sakti dilaksanakan
selama dua minggu seperti Paskibra HUT RI sebelum melaksanakan tugas pengibaran
bendera. “Latihan berlangsung tanggal 8-22 September 2016. Sebelum bertugas,
skuad Pastap Sakti nanti akan dikukuhkan oleh Ketua Kwarcab Tegal,” katanya.
Pengurus DKC Tegal, Septi Kusuma Putri mengatakan, komposisi
Pasukan Tirta Aji Pakerti tahun 2016 sebanyak
55 orang sesuai dengan peringatan Hari Pramuka ke 55. “Dari peserta seleksi sebanyak 196, kita pilih 55 Pramuka terbaik,” terangnya.
Lebih lanjut Septi
mengatakan latihan dilakukan setiap hari mulai dari jam 14.00 s/d
17.00 WIB. “Untuk pelatih berasal dari Pengurus Andalan
Kwarcab Tegal dan pelaih pendamping dari DKC dan purna Pastap sakti,” lanjutnya.
Septi berharap, dengan pelatihan secara fisik, mental dan baris berbaris oleh tim pelatih ditengah
teriknya matahari, akan menumbuhkan dalam diri
mereka terbentuk rasa nasionalisme dan patriotisme terhadap NKRI. (Admin)
Rabu, 14 September 2016
37 Siswa Dikukuhan Pramuka Garuda
SLAWI - Sebanyak 37 anggota muda Kwartir Cabang
Gerakan Pramuka Tegal meraih predikat Pramuka Garuda. Mereka terdiri dari 12
Golongan Penegak dan 25 Golongan Penggalang. Penghargaan yang merupakan predikat
tertinggi pada setiap golongan Pramuka usia muda tersebut diberikan oleh
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal. Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris
Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda), Suharjo,S.Pd mewakili Ketua Kwartir
Cabang Tegal, Selasa (13/9) kemarin di Sanggar Pramuka setempat.
Pengukuhan ditandai dengan pengucapan janji
Trisatya oleh calon Pramuka Garuda yang disaksikan Pengurus Kwarcab Tegal,
Pembina Gudep dan orang tua peserta didik. Menurut Sekretaris Bidang Pembinaan
Anggota Muda (Binamuda), Suharjo, S.Pd, Pramuka Garuda ialah tingkatan
tertinggi dalam setiap golongan Pramuka (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega).
Pramuka Garuda diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor
101 tahun 1984 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda.
“Seorang peserta didik yang telah mencapai
tingkatan terakhir dalam golongannya, dan telah memenuhi persyaratan untuk
menjadi Pramuka Garuda, berhak mengajukan permohonan kepada Kwartir melalui
pembina gudepnya untuk dapat mengikuti uji kelayakan untuk dapat naik ke
tingkatan Garuda,” katanya.
Setelah mengajukan permohonan, lanjutnya, Kwartir
akan mengevaluasi peserta didik itu tentang kelayakan, baik dalam segi mental,
ataupun sisi kelayakan persyaratan. “Setelah dinilai cakap dan memenuhi
persyaratan, calon Pramuka Garuda akan wawancarai oleh tim penguji yang terdiri
dari tokoh kwartir, Gugusdepan, guru, orang tua, dan tokoh masyarakat,”
tandasnya
Humas Kwarcab Tegal, Nurkhasan mengungkapkan,
pengukuhan Pramuka Garuda yang diberikan kepada Tiga Puluh Tujuh Pramuka
golongan Penggalang dan Penegak berdasarkan Surat Keputusan Ketua Kwartir
Cabang Tegal Nomor 31 Tahun 2016.
"Penghargaan tertinggi Pramuka ini diberikan
kepada 37 peserta didik (Pesdik) yang terdiri dari 12 golongan Penegak dari SMA
1 Slawi dan 25 Penggalang dari 3 pangkalan Gudep masing-masing SMP 2 Adiwerna
20 penggalang, MTs SA Miftahul Huda Cempaka 4 Penggalang dan SMP 2 Warureja 1
Penggalang," katanya
Dia berharap, penghargaan kepada peserta didik
seyogyanya lebih ditingkatkan lagi di masing - masing pangkalan Gugusdepan. Hal
itu untuk memacu peserta didik yang telah dengan tekun mengikuti kegiatan
Kepramukaan. "Dengan adanya penghargaan Garuda ini, diharapkan akan
merangsang peserta didik lain untuk meraihnya," pungkasnya. (Admin)
Senin, 05 September 2016
Ratusan Pramuka Ikuti Seleksi Pastap Sakti
SLAWI – Ratusan Pramuka Penegak mengikuti seleksi calon
anggota Pasukan Tirta Aji Pakerti Siap Berbakti dan Mengabdi (Pastap Sakti)
tahun 2016. Seleksi yang digelar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal itu
berlangsung, Minggu (4/9) di Sanggar Bhakti Pramuka setempat. Terlihat
antusiasme peserta seleksi hingga mencapai ratusan lebih.
Ketua Kwarcab Tegal, dokter Widodo Joko Mulyono, M.Kes,MM
melalui Sekretaris Kwarcab, Djuliono, S.Sos mengatakan, seleksi bertujuan untuk memilih Pramuka Penegak terbaik yang
akan bertugas sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara Hari Pramuka ke 55
tingkat Kabupaten Tegal tahun 2016.
“Dengan seleksi tentu akan diperoleh anggota pramuka
Penegak yang cakap, tangguh dan memiliki ketrampilan dan kemampuan yang memadai
baik fisik maupun dalam baris berbaris," katanya.
Dia menjelaskan, peserta seleksi terdiri dari anggota Pramuka Penegak yang berpangkalan di SMA/SMK/MA sederajat baik Negeri maupun swasta se Kabupaten Tegal.
“Peserta seleksi mencapai 196 Pramuka Penegak dari 31
pangkalan Gudep/sekolah yang terdiri 87 peserta putra dan 109 peserta putri.
Nantinya akan kita pilih 55 Penegak terbaik anggota Pastap Sakti 2016,”
jelasnya
Pengurus DKC Tegal, Septi Kusuma Putri menambahkan,
materi seleksi anggota Pastap Sakti ini tiada lain mengarah kepada upaya
pencapaian tujuan Gerakan Pramuka yang meliputi, Pembinaan mental dan
spiritual, wawancara dan kesehatan jasmani / kesamaptaan.
“Materi seleksi terdiri wawancara kepribadian, minat dan
bakat serta dukungan dari orang tua dan sekolah tes serta kemampuan kesemaptaan
jasmani meliputi lari, sit up dan push up, " terangnya.
Septi
mengungkapkan, Pastap Sakti merupakan pasukan elit Kwarcab Pramuka Tegal
sebagai unit kegiatan Dewan Kerja Cabang yang terbentuk sejak 2014 lalu.
Pasukan ini layaknya Paskibraka-nya Pramuka.
“Pastap
Sakti bertujuan untuk membentuk watak, meningkatkan jiwa kepemimpinan,
patriotisme dan wawasan kebangsaan Pramuka Penegak serta komitmen terhadap
penghayatan dan pengamalan kode kehormatan Pramuka yaitu Trisatya dan
Dasadharma,” pungkasnya. (Admin/Hs)
Senin, 29 Agustus 2016
Wakil Bupati Serahkan ETK ke Pemalang
WARUREJA - Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah selaku Ketua Harian Mabicab
Tegal menyerahkan Estafet Tunas Kelapa (ETK) tahun 2016 tingkat Kwartir Daerah
Jawa Tengah kepada Bupati Pemalang, H Junaedi, SH,MM selaku Ketua Mabicab
Pemalang di depan SD Sumberharjo 01, Pemalang, Minggu sore (28/8).
Serah terima dilakukan dalam prosesi upacara timbang terima antara Pasukan
Pembawa Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarcab Tegal yang diwakili Kwarran Warureja
kepada pasukan penerus dari Kwarran Pemalang, Kwarcab Pemalang.
"Kami Serahkan Tunas Kelapa Untuk Diteruskan Sampai Tujuan," ucap
Wabup Umi Azizah yang ditirukan seluruh pasukan pembawa. Selanjutnya Tunas
Kelapa diterima Bupati Pemalang, H Junaedi,SH,MM. "Kami Terima Tunas
Kelapa Untuk Diteruskan Sampai Tujuan" ucap Junaedi yang diikuti pasukan
penerus dari Kwarcab Pemalang. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan
berita acara serah terima Perlengkapan ETK antara kedua Mabicab.

Sebelumnya, Kwarcab Tegal menerima pasukan ETK Kwarda Jateng dari 2 titik
start yakni Kwarcab Brebes pada Sabtu (27/8) pukul 09.30 di Desa Selapura
Kecamatan Dukuhwaru dengan Pembina Upacara Dandim 0712 / Tegal dan Kwarcab Kota
Tegal pada Sabtu, (27/8) pukul 10.30 Wib di Perumahan Griya Mejasem, Kramat
dengan Pembina Upacara Wakil Ketua Kwarcab Tegal.
Setelah menerima dari Kab. Brebes, ETK diarak melewati beberapa desa
wilayah Kwarran / Kecamatan yakni Dukuhwaru - Adiwerna - Talang - Tarub.
Sedangkan titik start dari Kota Tegal disatukan di Kecamatan Kramat, dan malam
harinya disemayamkan di Pendopo Kecamatan Kramat.
Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas Abdimas, Drs H Waudin,M.Si menjelaskan, untuk menyemarakan
ETK, pada tempat persemayaman diisi dengan malam saresehan dan penyuluhan
tentang Penyalahgunaan Narkoba, Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Karakter
bangsa dengan Narasumber dari Kwarcab, Polsek dan Koramil. Selain itu, juga
diisi dengan kegiatan bakti masyarakat dengan Pembuatan Jamban keluarga, donor
darah dan lainnya.
"ETK
ke-33 mengambil Tema "Mantapkan Pembentukan Karakter Kaum Muda melalui ETK
Pramuka. Ada 14 titik start Kwarcab se Jateng, dan direncanakan finish 8
September 2016 mendatang, di Kabupaten Karanganyar sebagai pusat peringatan
Hari Pramuka ke -55 tingkat Jawa Tengah," Pungkasnya. (Admin)
Minggu, 28 Agustus 2016
Estafet Tunas Kelapa Tanamkan Nilai Kepahlawanan
"Dandim Tegal Terima ETK"
SLAWI – Komandan Kodim 0712 / Tegal, Letkol Inf.
Hari Santoso,S.Sos selaku Wakil Ketua Mabicab Tegal menerima penyerahan Estafet
Tunas Kelapa (ETK) ke 33 Kwarda Jawa Tengah dari Wakil Bupati Brebes, Narjo SH
selaku Wakil Ketua Mabicab Brebes Prosesi berlangsung di halaman SD Selapura 01
Kecamatan Dukuhwaru, Sabtu (27/8) kemarin.
Tampak ribuan Pramuka dari Usia muda sampai dengan
anggota dewasa berbaur dengan masyarakat memadati Jalan Raya Selapura –
Dukuhwaru, untuk turut menyambut kedatangan pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK)
Ke – 33 tingkat Kwarda Jawa Tengah yang memasuki wilayah Kwartir Cabang Tegal.
Dandim 0712 / Tegal, Letkol Inf. Hari Santoso,S.Sos
yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar
Pranowo,SH,M.IP selaku Ketua Mabida Jawa Tengah mengungkapkan, mengingat
filosofi dan sejarahnya, kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) bertujuan untuk
memasyarakatkan Gerakan Pramuka, serta nguri-uri dan menanamkan nilai-nilai
kepahlawanan para pejuang kemerdekaan Indonesia. “Maka laksanakanlah dengan
segenap “jiwa dan raga” untuk memperkuat rasa kebangsaan, merawat solidaritas
dan persaudaraan anggota Pramuka dengan masyarakat, serta mewujudkan kemajuan
pembangunan Jawa Tengah,” tandasnya
Lebih dari itu, lanjut Dandim, upaya dan tekad
Presiden pertama RI, Ir Sukarno saat Musyawarah Pimpinan Eksekutif Gerakan
Pramuka di Jakarta tanggal 7 Agustus 1963, yaitu “berusahalah sehebat-hebatnya
untuk mengembangkan dan meluaskan Gerakan kita, agar sampai suatu ketika,
setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik yang mahasiswa dikota maupun
penggembala kerbau didesa, dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan
“Aku Pramuka Indonesia”, dapat terwujud.
“Untuk itu, empati dan peduli terhadap sesama,
hendaknya merasuk dalam hati, menjadi jiwa dari kegiatan bhakti masyarakat.
Disiplin hendaknya juga menjadi ruh dari setiap pemikiran, perkataan dan
perbuatan, sebagai wujud karakter khas dari setiap Pramuka Jawa Tengah,”
imbuhnya
Terpisah, Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas
Abdimas, Drs H Waudin, M.Si menjelaskan, pada hari yang sama, Sabtu (27/8)
Kwartir Cabang Tegal menerima pasukan ETK dari dua titik start yakni dari
Kwarcab Brebes dan Kwarcab Kota Tegal.
“Kwarcab Pramuka Tegal dilewati pasukan ETK Kwarda
Jateng selama 2 (dua) hari yaitu Sabtu (27/8) hari ini dan Minggu (28/8).
Setelah menerima dari Kab. Brebes, ETK diarak melewati beberapa desa wilayah
Kwarran / Kecamatan yakni Dukuhwaru – Adiwerna – Talang – Tarub.
Sedangkan titik start dari Kota Tegal akan disatukan di Kecamatan Kramat, dan
malam harinya akan disemayamkan di Pendopo Kecamatan Kramat,” bebernya.
Humas Kwarcab Tegal, Nurkhasan menambahkan, untuk
menyemarakan ETK, pada persemayaman diisi dengan malam saresehan dan penyuluhan
tentang Penyalahgunaan Narkoba, Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Karakter
bangsa dengan Narasumber dari Kwarcab, Polsek dan Koramil. Selain itu, juga
diisi dengan kegiatan bakti masyarakat dengan Pembuatan Jamban keluarga, donor
darah dan lainnya bekerjasama dengan alumni FK Undip/ Ika Medica.
“Pagi harinya (Minggu-red), pasukan ETK akan diarak
kembali melewati wilayah Kramat – Suradadi dan Warureja. Untuk selanjutnya
diserahkan ke Kwarcab Pemalang oleh Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah
selaku Ketua Harian Mabicab,” katanya.
Menurut Khasan, ETK ke-33 mengambil Tema “Mantapkan
Pembentukan Karakter Kaum Muda melalui ETK Pramuka. “ETK ke – 33 ini mengambil
start dari 14 titik Kwarcab se Jateng, dan direncanakan finish 8 September 2016
mendatang, di Kabupaten Karanganyar sebagai pusat peringatan Hari Pramuka ke
-55 tingkat Jawa Tengah,” Pungkasnya. (Admin)
Kamis, 25 Agustus 2016
Kwarcab Tegal Terima Pasukan ETK
“Dari Dua
Titik Start”
SLAWI
– Kwartir
Cabang Gerakan Pramuka Tegal dijadwalkan bakal menerima pasukan Estafet Tunas
Kelapa (ETK) ke – 33 tingkat Kwarda Jateng, Sabtu (27/8) hari ini dari dua titik start Brebes dan Kota
Tegal.
Wakil Ketua Kwarcab Tegal
Bidang Humas Abdimas, Drs H Waudin,M.Si mengatakan pada hari
yang sama, Sabtu (27/8) Kwartir Cabang Tegal akan menerima pasukan ETK dari dua titik start yakni dari Kwarcab Brebes dan Kwarcab Kota Tegal.
“Untuk titik start satu dari Kwarcab Brebes, direncanakan
Timbang Terima di Desa Selapura, Kecamatan Dukuhwaru pukul 09.00 wib dengan Pembina Upacara Dandim 0712 Tegal / Wakil Ketua Mabicab. Sedangkan dari Kwarcab Kota
Tegal akan diterimakan pada pukul 10.30 di Perumahan Griya Mejasem, Kecamatan kramat dan pembina
Upacara direncanakan Kapolres Tegal / Wakil Ketua Mabicab,” bebernya
Humas
Kwarcab Tegal, Nurkhasan menambahkan, Kwarcab Pramuka Tegal akan dilewati pasukan ETK Kwarda Jateng selama 2 (dua) hari yaitu Sabtu (27/8) hari ini dan Minggu (28/8). Setelah menerima dari
Kab. Brebes, ETK akan diarak melewati beberapa desa wilayah Kwarran / Kecamatan yakni Dukuhwaru – Adiwerna –
Talang – Tarub. Sedangkan titik start dari Kota Tegal juga akan disatukan di
Kecamatan Kramat, dan malam harinya
akan disemayamkan di Pendopo
Kecamatan Kramat.
“Untuk
menyemarakan ETK, pada persemayaman akan diisi dengan malam saresehan dan penyuluhan tentang Penyalahgunaan Narkoba, Wawasan Kebangsaan dan
Pembinaan Karakter bangsa dengan Narasumber dari Kwarcab, Polsek dan Koramil,”
terangnya
Pagi harinya, lanjut Khasan,
pasukan ETK akan diarak kembali melewati wilayah Kramat – Suradadi dan Warureja. Untuk selanjutnya akan diserahkan ke Kwarcab
Pemalang di halaman PG Sumber Harjo, Pemalang. “Untuk
pemberangkatan ETK rencananya akan dilepas Sekda selaku Sekretaris Mabicab dan
akan diserahkan ke Pemalang oleh Ibu Wakil Bupati selaku Ketua Harian Mabicab,”
ujarnya
Menurut Khasan, ETK
merupakan kegiatan khas Pramuka Jawa Tengah dalam rangka menanamkan jiwa
patriot, sukarela dan tanggung jawab kepada bangsa dan Negara sekaligus untuk untuk
memasyarakatkan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda, serta
dalam rangka menyemarakkan 55 Tahun Gerakan Pramuka.
“ETK ke – 33 ini mengambil
start dari 14 titik Kwarcab se Jateng, dan direncanakan finish 8 September 2016 mendatang, di Kabupaten Karanganyar sebagai pusat peringatan Hari Pramuka ke -55 tingkat Jawa Tengah,”
Pungkasnya. (Admin)
Selasa, 23 Agustus 2016
Pramuka Dilatih Pembuatan Jamban Keluarga
SLAWI - Anggota Pramuka Penegak Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tegal
mengikuti pelatihan dan pembekalan pembuatan jamban keluarga di Sanggar
Pramuka, belum lama ini.
"Itu adalah ilmu. Kalau sudah dapat ilmu agar disebarkan ke
masyarakat. Pertama nanti pada masyarakat Bojong dan Bumijawa,” jelasnya
Mereka berasal dari Pramuka Peduli, Saka Bakti Husada, dan perwakilan
Penegak SMA/SMK di wilayah Slawi dan sekitarnya. Kegiatan tersebut merupakan
kerja sama antara Kwarcab Tegal dan Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro (Undip)/Ika Medica.
Ketua Kwarcab Tegal dr Widodo Joko Mulyono,MKes,MM mengatakan, pelatihan
pembuatan jamban keluarga bertujuan menjadikan pramuka lebih kreatif, inovatif,
dan mandiri. Pada kegiatan tersebut anggota Pramuka diajarkan cara membuat
jamban/WC dalam waktu enam jam.
"Itu adalah ilmu. Kalau sudah dapat ilmu agar disebarkan ke
masyarakat. Pertama nanti pada masyarakat Bojong dan Bumijawa,” jelasnya
Joko berharap Pramuka bisa menjadi pelopor dan perintis untuk sanitasi
kesehatan di Kabupaten Tegal. Untuk itu, dia berterima kasih kepada DR. dr. Budi Laksono selaku narasumber yang membagikan ilmunya kepada anggota
Pramuka Kwarcab Tegal.
Praktik Langsung
Dalam pelatihan tersebut, selain teori, anggota Pramuka juga diberikan
praktik langsung membuat lubang jamban/WC dengan material dan bahan yang telah
disiapkan seperti pasir, semen, besi, dan bahan lainnya.
Pelatihan langsung disampaikan oleh dokter Budi Laksono yang merupakan
Ketua Yayasan Bahana Bakti Sejahtera. Dalam paparannya, dokter yang mendapat
julukan ”Dokter Jamban” ini menegaskan pentingnya jamban bagi keluarga.
Selain untuk memberikan keamanan juga kenyamanan. Adanya jamban keluarga
juga akan mencegah berbagai penyakit seperti diare, tipus, disentri, dan
cacingan.
Humas Kwarcab Tegal, Tri Basuki menambahkan, untuk
tahap awal akan dibangun jamban keluarga di dua desa yakni di Desa Rembul
Kecamatan Bojong dan Desa Guci, Kecamatan Bumijawa sebanyak 130 unit.
Kegiatan akan dilaksanakan Jumat s.d Minggu (26-28/8) mendatang. "Hari
ini, Selasa (23/8) telah dilakukan penyuluhan terkait pembangunan jamban
keluarga di dua desa tersebut,” imbuhnya.
Selain pembuatan Jamban, lanjut Basuki, kegiatan juga akan diisi dengan
aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat.
"Kegiatan juga dalam
rangka Dies Natalis ke 55 FK Undip dan menyemarakkan Estafet Tunas Kelapa (ETK)
2016 yang akan masuk wilayah Kwarcab Tegal," pungkasnya. (Admin)
Senin, 15 Agustus 2016
Kwarcab Ziarah dan Tabur Bunga Tokoh Pramuka
SLAWI – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal
melakukan ziarah dan tabur bunga ke makam tokoh-tokoh Pramuka di Kabupaten
Tegal, Minggu (14/8) kemarin. Ziarah di lakukan dalam rangka memperingati hari
Pramuka ke-55, sekaligus untuk mengenang jasa-jasa tokoh-tokoh dalam gerakan
kepanduan tersebut.
Rombongan Kwarcab yang dipimpin Wakil Ketua Kwarcab
Tegal Bidang Organisasi Hukum, Drs Agus Subagyo,MM menyambangi makam sejumlah
tokoh Pramuka diantaranya makam mantan Bupati Tegal, almarhum kak HM Hery
Soelistiyawan yang juga mantan Ketua Mabicab Pramuka Tegal sekaligus mantan
Ketua Kwarcab Tegal di Desa Adiwerna.
Selain itu, Ziarah juga dilakukan di makam almarhum
kak Hasan Ali, mantan Pelatih dan mantan Sekretaris Kwarcab Tegal di makan Desa
Kalimati, Adiwerna. “Mereka ini merupakan tokoh-tokoh yang pernah membesarkan
dan mengabdi dalam gerakan Pramuka. Dalam rangka hari Pramuka kali ini, kami
berziarah untuk mengenang jasa-jasa beliau,” kata Wakil Ketua Kwarcab Tegal,
Drs Agus Subagyo,MM kemarin.
Menurut Agus yang juga Kepala BLH ini, ziarah juga
dimaksudkan untuk mengambil teladan dan contoh yang baik dari para almarhum
mantan tokoh Pramuka di Kabupaten Tegal.
“Lewat ziarah ini, kita (pengurus) yang masih hidup
bisa mengambil contoh perjuangan para almarhum semasa hidupnya dalam
mengabdikan dirinya kepada Pramuka,” tandasnya
Sesepuh Pramuka yang juga anggota Mabicab, dr H
Bimo Bayuadji yang ikut dalam rombongan menuturkan, keaktifan para pendahulu
yang telah meninggal dunia itu juga telah membuat gerakan Pramuka jadi yang
terbaik. Mereka telah menciptakan kader-kader Pramuka terbaik. “Karenanya,
jangan pernah melupakan Gerakan Pramuka, termasuk para pembinanya yang sudah
meninggal dunia,” pesan Bimo
Turut dalam rombongan, anggota Mabicab Tegal, kak
dr H Bimo Bayuadji, Sekretaris Bidang Organisasi Hukum, Nurkhakim, S.Pd, Sekretaris Pramuka Peduli, Nurkhasan, S.AP dan sejumlah andalan cabang.
Minggu, 14 Agustus 2016
Ratusan Pramuka Ikuti Renungan dan Ulang Janji

SLAWI - Ratusan anggota Pramuka Dewasa yang terdiri dari pengurus Kwarcab,
Mabicab, Pelatih, Pramuka Penegak dan Pandega serta perwakilan Satuan Karya
(SAKA) mengikuti renungan dan Ulang Janji menjelang Hari Pramuka Ke - 55
di Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal, Sabtu
(13/8) malam.
Renungan dan ulang janji dipandu oleh Ketua Kwarcab Tegal, dr H Widodo Joko
Mulyono,M.Kes,MM dan dihadiri oleh Pimpinan Kwarcab, sejumlah Pengurus Kwarcab,
anggota Mabicab, DKC dan Perwakilan SAKA dan Gudep SMA/SMK di wilayah Slawi dan
sekitarnya.
Acara
dimulai sekitar Pukul 20.30 WIB malam menjelang hari Pramuka tanggal 14 Agustus
2016 dengan saling memberi hormat yang dipimpin oleh Pemimpin Upacara renungan. "Saling hormaat.... Gerak," ucap
Pemimpin Upacara yang merupakan Pramuka Penegak.
Selanjutnya rangkaian acara dilanjutkan dengan penyalaan api Dasadharma
sebagai simbol 10 Dharma Pramuka yang perlu dihayati, ditanamkan dan diamalkan
oleh anggota Pramuka. Sekaligus sebagai semangat kaum muda Indonesia yang
menyala - nyala.
10 (sepuluh) api Dasadharma tersebut dibawa oleh 10 (sepuluh) pembawa obor
dari Pramuka Penegak, dengan langkah yang mantap maju ketengah satu per satu
menyalakan obor yang yang secara simbolis api pertama dinyalakan oleh Ketua
Kwartir Cabang selaku Pembina Upacara. Secara berurutan Dasa Darma diucapkan, disertai
nyala obor dalam sikap sempurna yang menerangi segenap peserta upacara.
Tidak lama kemudian, Sang Merah Putih, lambang kebanggaan bangsa Indonesia,
yang mencerminkan keberanian karena membela yang benar dan akan menjadi saksi
apa yang direnungkan jajaran Pramuka, memasuki arena upacara renungan dan
menempatkan diri di tengah arena dengan mengambil posisi sebelah kanan depan
Pembina Upacara.
Ketua Kwartir Cabang Tegal, dr H Widodo Joko Mulyono,MKes,MM
selaku Pembina Upacara mengajak kepada peserta upacara renungan untuk bersyukur
kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia yang diberikan.
"Adik - adik dan Kakak - kakak warga Gerakan Pramuka yang berbahagia.
Pada malam yang berbahagia ini, marilah kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita
semuanya," ucapnya
Pembina Upacara melanjutkan, setelah kita renungkan bersama akan perjalanan
perjuangan dan pengabdian kita, maka pada kesempatan yang baik ini marilah kita
semua sebagai Pandu Indonesia membulatkan tekad, mengorbankan semangat untuk
meneruskan perjuangan dan pengabdian itu demi tercapainya tujuan bangsa, yakni
masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
"Marilah kita pegang Sang Merah Putih yang ada di pundak kita, dengan
maksud agar selama jantung kita masih berdetak, kita akan selalu ingat, bahwa
dipundak kita, dipercayakan tugas dan tanggungjawab untuk melaksanakan janji
Pramuka Indonesia, Tri Satya," ajaknya yang diikuti seluruh peserta.
Meski
dalam guyuran gerimis, kegiatan renungan dan
ulang janji berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan pembacaan doa serta
menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Syukur.
Usai renungan acara
dilanjutkan Tasyakuran Hari Pramuka ke 55 ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur oleh
Ketua Kwarcab Tegal. Selanjutnya Tumpeng diserahkan kepada perwakilan Pramuka Penegak termuda sebagai simbol
adanya estafet kepemimpin dan kaderisasi dalam Gerakan Pramuka.
Saka Kalpataru Hijaukan Sangkanjaya
BALAPULANG – Dalam rangka menyambut Hari Pramuka ke-55, HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-71 dan Menuju Indonesia Hijau 2016, Satuan Karya Pramuka Kalpataru (Saka Kalpataru) Kwarcab Tegal binaan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Tegal mengadakan Aksi Pramuka Peduli yang diwujudkan dalam Bakti Sosial di Desa Sangkanjaya Kec. Balapulang, Sabtu (13/8/2016).
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal, Drs Agus Subagyo, MM selaku Ketua Mabisaka Kalpataru mengatakan, sejumlah agenda kegiatan yang digelar dalam bakti social tersebut antara lain penanaman pohon sengon, acasia mangium, suren/surya, bersih-bersih kampung, Masjid / Mushola, sekolah, balai desa, pengecatan dan pemberian bantuan alat kebersihan serta pelubang biopori.
“Walaupun cuaca mendung dan hujan gerimis, semua peserta semangat dan bergembira hingga berakhirnya kegiatan baksos,” katanya.
Dia mengungkapkan, kegiatan bakti ini diharapkan dapat memacu dan memberi semangat pengabdian anggota Pramuka dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat. “Satu dan lain hal, Desa Sangkanjaya hingga saat ini termasuk desa terisolir, karena belum ada akses jalan yg memadai, kecuali jembatan gantung sempit,” tuturnya.
Adapun mereka yang ambil bagian dalam Aksi Pramuka Peduli bakti social bersama Saka Kalpataru yakni Gudep SMA N 1 Slawi, SMA Negeri 2 Slawi, SMA Negeri 3 Slawi, SMA N 1 Pangkah, SMK Kusuma Bangsa Pangkah, SMK Kawit Annur, SMK Negeri 1 Slawi, SMK NU Walisongo Slawi, SMK YPE Slawi, Racana Pandega UPS Tegal dan Poltek Harapan Bersama Tegal serta Gudep SD Sangkanjaya.
Hadir dalam acara tersebut Kepala BLH Kab. Tegal, Drs Agus Subagyo,MM selaku Ketua Mabisaka Kalpataru yang juga Wakil Ketua Kwarcab Tegal, Pinsaka Kalpataru, para Pamong Saka, Ancu Saka Kwarcab dan Pembina Gudep, Kades serta lembaga desa dan masyarakat (Admin)
Langganan:
Postingan (Atom)























