**SUKSESKAN HARI PRAMUKA KE 57 TINGKAT KWARDA JAWA TENGAH DI BUPER MARTOLOYO, SUNIARSIH BOJONG 21 SEPTEMBER 2018** PERANSAKA VII KWARDA JATENG 16-21 SEPTEMBER 2018 DI BUPER SUNIARSIH** ESTAFET TUNAS KELAPA KE 34** Pramuka Perekat NKRI**8
Tampilkan postingan dengan label HARI PRAMUKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HARI PRAMUKA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 September 2018

Gubernur Ganjar Akan Pimpin Upacara Hari Pramuka ke 57 di Tegal


SLAWI - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijadwalkan akan menjadi Pembina Upacara pada peringatan Hari Pramuka ke 57 tingkat Jawa Tengah tahun 2018 yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Martoloyo Desa Suniarsih Kecamatan Bojong, Jum'at (21/9) mendatang.

Rabu, 25 Juli 2018

Logo dan Tema Hari Pramuka ke 57 Tahun 2018

Menjelang peringatan Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018, Kwartir Nasional telah merilis logo dan tema Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018. Logo 57 Tahun Gerakan Pramuka ini ditetapkan melalui Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 088 Tahun 2018 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018.

Setiap tanggal 14 Agustus, Gerakan Pramuka memperingati harinya, Hari Pramuka. Peringatan ini merujuk pada sejarah kepramukaan di Indonesia, dimana pada tanggal tersebut, 57 tahun silam Presiden RI, Ir. Soekarno melantik Majlis Pimpinan Nasional (Mapinas), Kwarnas, Kwarnari. Pelantikan ini kemudian disusul dengan penganugerahan Panji-panji Kepramukaan dari Presiden RI dan defile akbar oleh anggota pramuka di Jakarta.

Peristiwa besar bagi kepramukaan di Indonesia ini kemudian hari diperingati sebagai Hari Pramuka setiap tahunnya. Perayaannya melalui berbagai macam kegiatan kepramukaan di seluruh Indonesia. Mulai dari tingkat gugusdepan, kwartir ranting, kwartir cabang, kwartir daerah, hingga di tingkat nasional. Mulai anggota pramuka usia siaga, penggalang, penegak, dan pandega, maupun anggota dewasa pramuka turut memperingati peringatan Hari Pramuka.
Dalam rangka mendukung kegiatan tersebut, tentunya sangat dibutuhkan adanya tema Hari Pramuka 2018 dan logo Hari Pramuka 2018.

1. Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018


Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 mengambil gambar anyaman tali membentuk angka 57 berwarna merah sebagai penanda tahun 2018 ini merupakan peringatan Hari Pramuka yang ke-57.
Guna mendukung penggunaan logo dalam berbagai media dan acara, diciptakan empat buah versi logo. Keempatnya terdiri atas versi standar, versi standar horisontal, versi monokrom, dan versi monokrom horisontal.
Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 versi standar digunakan untuk latar belakang berwarna putih adalah sebagai berikut:

Logo Hari Pramuka Tahun 2018 versi standar horisontal, digunakan pada lara belakang berwarna putih adalah sebagai berikut 

Logo Hari Pramuka ke-57 versi monokrom, digunakan pada latar belakang berwarna hitam atau warna lain adalah sebagai berikut.

Logo Hari Pramuka ke-57 versi monokrom horisontal, digunakan pada latar belakang berwarna hitam atau warna lain adalah sebagai berikut.

2. Tema Hari Pramuka 2018


Tema Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 ditetapkan dalam surat keputusan yang sama dengan logo Hari Pramuka 2018. Ialah melalui  Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 088 Tahun 2018 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018.
Tema Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 adalah "Pramuka Perekat NKRI".
Tema ini juga tercantum dalam logo Hari Pramuka Tahun 2018.

3. Makna Logo Hari Pramuka ke-57


Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 memiliki makna dan arti sebagai berikut:
  • Logo berbentuk angka 57 menandakan peringatan Hari Pramuka ke-57
  • Angka 57 terdiri atas dua bagian, merepresentasikan warna bendera Indonesia yakni merah dan putih
  • Angka 57 berbentuk seperti tali yang tersambung dan saling menganyam, melambangkan pramuka sebagai perekat NKRI
  • Silhoute tunas kelapa merupakan lambang Gerakan Pramuka
  • Logo WOSM merupakan lambang kepanduan dunia dan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari organisasi kepanduan dunia
  • "Pramuka Perekat NKRI" merupakan tema peringatan Hari Pramuka ke-57
  • 1961-2018 adalah tahun peringatan Hari Pramuka

4. Unduh Logo Hari Pramuka ke-57


Bagi anggota pramuka yang membutuhkan, silakan dapat mengunduh logo resmi Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 pada link di bawah. Dalam link tesebut berisikan empat versi logo Hari Pramuka dalam format png yang terdiri atas versi standar, versi standar horisontal, versi monokrom, dan versi monokrom horisontal. Juga gambar dalam format ai (adobe ilustrator) yang bisa dibuka dan diedit menggnakan berbagai aplikasi pengolah gambar semacam adobe ilustrator, photoshop, maupun corel draw. 
Tidak ketinggalan disertakan file Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 088 Tahun 2018 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018 dan Pedoman Penggunaan Logo Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018

 Untuk mengunduhnya silakan KLIK DI SINI.

Kamis, 19 Juli 2018

Kabupaten Tegal Tuan Rumah Hari Pramuka 57 tingkat Jawa Tengah



SLAWI – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal terpilih sebagai tuan rumah puncak peringatan Hari Pramuka Tingkat Jawa Tengah Tahun 2018 yang akan digelar pada awal September 2018 mendatang.

Minggu, 13 Agustus 2017

Senin, 17 Juli 2017

LOGO DAN TEMA HARI PRAMUKA 2017


1. LOGO HARI PRAMUKA KE 56


2. TEMA HARI PRAMUKA KE 56

Tema Hari Pramuka ke-56 Tahun 2017 adalah "Bekerja untuk Kaum Muda Mewariskan yang Terbaik Bagi Bangsa".

Kamis, 13 Oktober 2016

27 Pembina Terima Penghargaan Kwarnas


SLAWI – Sebanyak 27 Pembina menerima tanda penghargaan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka berupa lencana Darmabakti dan Pancawarsa.  Selain Pembina, 4 Peserta Didik yakni 3 Penegak dan 1 Penggalang meraih Lencana Teladan Nasional. Penghargaan disematkan oleh Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah mewakili Bupati Tegal, Enthus Susmono pada puncak peringatan Hari Pramuka ke - 55 tingkat Kwartir Cabang Tegal di lapangan Pemkab Tegal, Rabu (12/10).

Peringati Hari Pramuka 55, Diisi Donor Darah



SLAWI – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-55 tingkat Kabupaten Tegal tahun 2016, Pramuka Peduli Kwarcab Tegal bekerjasama dengan RS Adella Slawi dan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Tegal menggelar aksi donor darah sukarela (Doras) di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal, Rabu (12/10/2016) kemarin.

30 Yatim Terima Santunan Kwarcab Pramuka




SLAWI – Sebanyak 30 anak yatim menerima santunan dari Kwarcab Pramuka Tegal. Santunan diberikan dalam momentum peringatan Hari Pramuka ke – 55 tahun 2016 yang digelar dilapangan Pemkab Tegal, Rabu (12/10) kemarin. Penyerahan santunan dilakukan oleh Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah didampingi Pimpinan Kwarcab Tegal.

Minggu, 18 September 2016

Skuad Pastap Sakti Kwarcab Tegal Jalani Pemusatan Latihan



SLAWI – Skuad Pasukan Tirta Aji Pakerti Setia Mengabdi dan Berbakti (PASTAP SAKTI) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal mulai menjalani pemusatan latihan di lapangan Sepakbola Komplek Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal. Pastap Sakti ini akan bertugas melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih pada Upacara Hari Pramuka ke 55 tingkat Kabupaten Tegal 23 September 2016 mendatang.

Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas dan Abdimas, Drs H Waudin, M.Si mengatakan Pastap Sakti merupakan salah satu pasukan elit Kwarcab Tegal yang dipilih melalui seleksi ketat yang diikuti oleh ratusan pramuka penegak Kabupaten Tegal.

“Pastap Sakti Kwarcab Tegal sudah ada sejak tahun 2014 dan kali ini merupakan angkatan ke - 3, dan setiap tahun peserta seleksi semakin meningkat. Tahun ini peserta seleksi mencapai 196 Penegak,” katanya.

Dia mengungkapkan, pendidikan dan latihan anggota Pastap Sakti dilaksanakan selama dua minggu seperti Paskibra HUT RI sebelum melaksanakan tugas pengibaran bendera. “Latihan berlangsung tanggal 8-22 September 2016. Sebelum bertugas, skuad Pastap Sakti nanti akan dikukuhkan oleh Ketua Kwarcab Tegal,” katanya.

Pengurus DKC Tegal, Septi Kusuma Putri mengatakan, komposisi Pasukan Tirta Aji Pakerti tahun 2016 sebanyak 55 orang sesuai dengan peringatan Hari Pramuka ke 55. “Dari peserta seleksi sebanyak 196, kita pilih 55 Pramuka terbaik,terangnya.

Lebih lanjut Septi mengatakan latihan dilakukan setiap hari mulai dari jam 14.00 s/d 17.00 WIB. “Untuk pelatih berasal dari Pengurus Andalan Kwarcab Tegal dan pelaih pendamping dari DKC dan purna Pastap sakti,” lanjutnya.

Septi berharap, dengan pelatihan secara fisik, mental dan baris berbaris oleh tim pelatih ditengah teriknya matahari, akan menumbuhkan dalam diri mereka terbentuk rasa nasionalisme dan patriotisme terhadap NKRI.  (Admin)

Rabu, 14 September 2016

37 Siswa Dikukuhan Pramuka Garuda

SLAWI - Sebanyak 37 anggota muda Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal meraih predikat Pramuka Garuda. Mereka terdiri dari 12 Golongan Penegak dan 25 Golongan Penggalang. Penghargaan yang merupakan predikat tertinggi pada setiap golongan Pramuka usia muda tersebut diberikan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal. Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda), Suharjo,S.Pd mewakili Ketua Kwartir Cabang Tegal, Selasa (13/9) kemarin di Sanggar Pramuka setempat.

Pengukuhan ditandai dengan pengucapan janji Trisatya oleh calon Pramuka Garuda yang disaksikan Pengurus Kwarcab Tegal, Pembina Gudep dan orang tua peserta didik. Menurut Sekretaris Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda), Suharjo, S.Pd, Pramuka Garuda ialah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega). Pramuka Garuda diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 101 tahun 1984 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda.

“Seorang peserta didik yang telah mencapai tingkatan terakhir dalam golongannya, dan telah memenuhi persyaratan untuk menjadi Pramuka Garuda, berhak mengajukan permohonan kepada Kwartir melalui pembina gudepnya untuk dapat mengikuti uji kelayakan untuk dapat naik ke tingkatan Garuda,” katanya.

Setelah mengajukan permohonan, lanjutnya, Kwartir akan mengevaluasi peserta didik itu tentang kelayakan, baik dalam segi mental, ataupun sisi kelayakan persyaratan. “Setelah dinilai cakap dan memenuhi persyaratan, calon Pramuka Garuda akan wawancarai oleh tim penguji yang terdiri dari tokoh kwartir, Gugusdepan, guru, orang tua, dan tokoh masyarakat,” tandasnya

Humas Kwarcab Tegal, Nurkhasan mengungkapkan, pengukuhan Pramuka Garuda yang diberikan kepada Tiga Puluh Tujuh Pramuka golongan Penggalang dan Penegak berdasarkan Surat Keputusan Ketua Kwartir Cabang Tegal Nomor 31 Tahun 2016.

"Penghargaan tertinggi Pramuka ini diberikan kepada 37 peserta didik (Pesdik) yang terdiri dari 12 golongan Penegak dari SMA 1 Slawi dan 25 Penggalang dari 3 pangkalan Gudep masing-masing SMP 2 Adiwerna 20 penggalang, MTs SA Miftahul Huda Cempaka 4 Penggalang dan SMP 2 Warureja 1 Penggalang," katanya


Dia berharap, penghargaan kepada peserta didik seyogyanya lebih ditingkatkan lagi di masing - masing pangkalan Gugusdepan. Hal itu untuk memacu peserta didik yang telah dengan tekun mengikuti kegiatan Kepramukaan. "Dengan adanya penghargaan Garuda ini, diharapkan akan merangsang peserta didik lain untuk meraihnya," pungkasnya. (Admin)

Senin, 05 September 2016

Ratusan Pramuka Ikuti Seleksi Pastap Sakti

SLAWI – Ratusan Pramuka Penegak mengikuti seleksi calon anggota Pasukan Tirta Aji Pakerti Siap Berbakti dan Mengabdi (Pastap Sakti) tahun 2016. Seleksi yang digelar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal itu berlangsung, Minggu (4/9) di Sanggar Bhakti Pramuka setempat. Terlihat antusiasme peserta seleksi hingga mencapai ratusan lebih.

Ketua Kwarcab Tegal, dokter Widodo Joko Mulyono, M.Kes,MM melalui Sekretaris Kwarcab, Djuliono, S.Sos mengatakan, seleksi bertujuan untuk memilih Pramuka Penegak terbaik yang akan bertugas sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara Hari Pramuka ke 55 tingkat Kabupaten Tegal tahun 2016.

“Dengan seleksi tentu akan diperoleh anggota pramuka Penegak yang cakap, tangguh dan memiliki ketrampilan dan kemampuan yang memadai baik fisik maupun dalam baris berbaris," katanya.

Dia menjelaskan, peserta seleksi terdiri dari anggota Pramuka Penegak yang berpangkalan di SMA/SMK/MA sederajat baik Negeri maupun swasta se Kabupaten Tegal.

“Peserta seleksi mencapai 196 Pramuka Penegak dari 31 pangkalan Gudep/sekolah yang terdiri 87 peserta putra dan 109 peserta putri. Nantinya akan kita pilih 55 Penegak terbaik anggota Pastap Sakti 2016,” jelasnya

Pengurus DKC Tegal, Septi Kusuma Putri menambahkan, materi seleksi anggota Pastap Sakti ini tiada lain mengarah kepada upaya pencapaian tujuan Gerakan Pramuka yang meliputi, Pembinaan mental dan spiritual, wawancara dan kesehatan jasmani / kesamaptaan.

“Materi seleksi terdiri wawancara kepribadian, minat dan bakat serta dukungan dari orang tua dan sekolah tes serta kemampuan kesemaptaan jasmani meliputi lari, sit up dan push up, " terangnya.

Septi mengungkapkan, Pastap Sakti merupakan pasukan elit Kwarcab Pramuka Tegal sebagai unit kegiatan Dewan Kerja Cabang yang terbentuk sejak 2014 lalu. Pasukan ini layaknya Paskibraka-nya Pramuka.

“Pastap Sakti bertujuan untuk membentuk watak, meningkatkan jiwa kepemimpinan, patriotisme dan wawasan kebangsaan Pramuka Penegak serta komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan kode kehormatan Pramuka yaitu Trisatya dan Dasadharma,” pungkasnya. (Admin/Hs)

Senin, 29 Agustus 2016

Wakil Bupati Serahkan ETK ke Pemalang

WARUREJA - Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah selaku Ketua Harian Mabicab Tegal menyerahkan Estafet Tunas Kelapa (ETK) tahun 2016 tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah kepada Bupati Pemalang, H Junaedi, SH,MM selaku Ketua Mabicab Pemalang di depan SD Sumberharjo 01, Pemalang, Minggu sore (28/8). 

Serah terima dilakukan dalam prosesi upacara timbang terima antara Pasukan Pembawa Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarcab Tegal yang diwakili Kwarran Warureja kepada pasukan penerus dari Kwarran Pemalang, Kwarcab Pemalang.

"Kami Serahkan Tunas Kelapa Untuk Diteruskan Sampai Tujuan," ucap Wabup Umi Azizah yang ditirukan seluruh pasukan pembawa. Selanjutnya Tunas Kelapa diterima Bupati Pemalang, H Junaedi,SH,MM. "Kami Terima Tunas Kelapa Untuk Diteruskan Sampai Tujuan" ucap Junaedi yang diikuti pasukan penerus dari Kwarcab Pemalang. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima Perlengkapan ETK antara kedua Mabicab.


Sebelumnya, Kwarcab Tegal menerima pasukan ETK Kwarda Jateng dari 2 titik start yakni Kwarcab Brebes pada Sabtu (27/8) pukul 09.30 di Desa Selapura Kecamatan Dukuhwaru dengan Pembina Upacara Dandim 0712 / Tegal dan Kwarcab Kota Tegal pada Sabtu, (27/8) pukul 10.30 Wib di Perumahan Griya Mejasem, Kramat dengan Pembina Upacara Wakil Ketua Kwarcab Tegal.

Setelah menerima dari Kab. Brebes, ETK diarak melewati beberapa desa wilayah Kwarran / Kecamatan yakni Dukuhwaru - Adiwerna - Talang - Tarub. Sedangkan titik start dari Kota Tegal disatukan di Kecamatan Kramat, dan malam harinya disemayamkan di Pendopo Kecamatan Kramat.

Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas Abdimas, Drs H Waudin,M.Si menjelaskan, untuk menyemarakan ETK, pada tempat persemayaman diisi dengan malam saresehan dan penyuluhan tentang Penyalahgunaan Narkoba, Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Karakter bangsa dengan Narasumber dari Kwarcab, Polsek dan Koramil. Selain itu, juga diisi dengan kegiatan bakti masyarakat dengan Pembuatan Jamban keluarga, donor darah dan lainnya.

"ETK ke-33 mengambil Tema "Mantapkan Pembentukan Karakter Kaum Muda melalui ETK Pramuka. Ada 14 titik start Kwarcab se Jateng, dan direncanakan finish 8 September 2016 mendatang, di Kabupaten Karanganyar sebagai pusat peringatan Hari Pramuka ke -55 tingkat Jawa Tengah," Pungkasnya. (Admin)

Minggu, 28 Agustus 2016

Estafet Tunas Kelapa Tanamkan Nilai Kepahlawanan

"Dandim Tegal Terima ETK"


SLAWI – Komandan Kodim 0712 / Tegal, Letkol Inf. Hari Santoso,S.Sos selaku Wakil Ketua Mabicab Tegal menerima penyerahan Estafet Tunas Kelapa (ETK) ke 33 Kwarda Jawa Tengah dari Wakil Bupati Brebes, Narjo SH selaku Wakil Ketua Mabicab Brebes Prosesi berlangsung di halaman SD Selapura 01 Kecamatan Dukuhwaru, Sabtu (27/8) kemarin.

Tampak ribuan Pramuka dari Usia muda sampai dengan anggota dewasa berbaur dengan masyarakat memadati Jalan Raya Selapura – Dukuhwaru, untuk turut menyambut kedatangan pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Ke – 33 tingkat Kwarda Jawa Tengah yang memasuki wilayah Kwartir Cabang Tegal.

Dandim 0712 / Tegal, Letkol Inf. Hari Santoso,S.Sos yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo,SH,M.IP selaku Ketua Mabida Jawa Tengah mengungkapkan, mengingat filosofi dan sejarahnya, kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) bertujuan untuk memasyarakatkan Gerakan Pramuka, serta nguri-uri dan menanamkan nilai-nilai kepahlawanan para pejuang kemerdekaan Indonesia. “Maka laksanakanlah dengan segenap “jiwa dan raga” untuk memperkuat rasa kebangsaan, merawat solidaritas dan persaudaraan anggota Pramuka dengan masyarakat, serta mewujudkan kemajuan pembangunan Jawa Tengah,” tandasnya

Lebih dari itu, lanjut Dandim, upaya dan tekad Presiden pertama RI, Ir Sukarno saat Musyawarah Pimpinan Eksekutif Gerakan Pramuka di Jakarta tanggal 7 Agustus 1963, yaitu “berusahalah sehebat-hebatnya untuk mengembangkan dan meluaskan Gerakan kita, agar sampai suatu ketika, setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik yang mahasiswa dikota maupun penggembala kerbau didesa, dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan “Aku Pramuka Indonesia”, dapat terwujud.

“Untuk itu, empati dan peduli terhadap sesama, hendaknya merasuk dalam hati, menjadi jiwa dari kegiatan bhakti masyarakat. Disiplin hendaknya juga menjadi ruh dari setiap pemikiran, perkataan dan perbuatan, sebagai wujud karakter khas dari setiap Pramuka Jawa Tengah,” imbuhnya

Terpisah, Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas Abdimas, Drs H Waudin, M.Si menjelaskan, pada hari yang sama, Sabtu (27/8) Kwartir Cabang Tegal menerima pasukan ETK dari dua titik start yakni dari Kwarcab Brebes dan Kwarcab Kota Tegal.

“Kwarcab Pramuka Tegal dilewati pasukan ETK Kwarda Jateng selama 2 (dua) hari yaitu Sabtu (27/8) hari ini dan Minggu (28/8). Setelah menerima dari Kab. Brebes, ETK diarak melewati beberapa desa wilayah Kwarran / Kecamatan yakni Dukuhwaru – Adiwerna – Talang – Tarub.  Sedangkan titik start dari Kota Tegal akan disatukan di Kecamatan Kramat, dan malam harinya akan disemayamkan di Pendopo Kecamatan Kramat,” bebernya.

Humas Kwarcab Tegal, Nurkhasan menambahkan, untuk menyemarakan ETK, pada persemayaman diisi dengan malam saresehan dan penyuluhan tentang Penyalahgunaan Narkoba, Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Karakter bangsa dengan Narasumber dari Kwarcab, Polsek dan Koramil. Selain itu, juga diisi dengan kegiatan bakti masyarakat dengan Pembuatan Jamban keluarga, donor darah dan lainnya bekerjasama dengan alumni FK Undip/ Ika Medica.

“Pagi harinya (Minggu-red), pasukan ETK akan diarak kembali melewati wilayah Kramat – Suradadi dan Warureja. Untuk selanjutnya diserahkan ke Kwarcab Pemalang oleh  Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah selaku Ketua Harian Mabicab,” katanya.


Menurut Khasan, ETK ke-33 mengambil Tema “Mantapkan Pembentukan Karakter Kaum Muda melalui ETK Pramuka. “ETK ke – 33 ini mengambil start dari 14 titik Kwarcab se Jateng, dan direncanakan finish 8 September 2016 mendatang, di Kabupaten Karanganyar sebagai pusat peringatan Hari Pramuka ke -55 tingkat Jawa Tengah,” Pungkasnya. (Admin)

Kamis, 25 Agustus 2016

Kwarcab Tegal Terima Pasukan ETK

“Dari Dua Titik Start”


SLAWI – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal dijadwalkan bakal menerima pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) ke – 33 tingkat Kwarda Jateng, Sabtu (27/8) hari ini dari dua titik start Brebes dan Kota Tegal.

Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas Abdimas, Drs H Waudin,M.Si mengatakan pada hari yang sama, Sabtu (27/8) Kwartir Cabang Tegal akan menerima pasukan ETK dari dua titik start yakni dari Kwarcab Brebes dan Kwarcab Kota Tegal.

“Untuk titik start satu dari Kwarcab Brebes, direncanakan Timbang Terima di Desa Selapura, Kecamatan Dukuhwaru pukul 09.00 wib dengan Pembina Upacara Dandim 0712  Tegal / Wakil Ketua Mabicab. Sedangkan dari Kwarcab Kota Tegal akan diterimakan pada pukul 10.30 di Perumahan Griya Mejasem, Kecamatan kramat dan pembina Upacara direncanakan Kapolres Tegal / Wakil Ketua Mabicab,” bebernya

Humas Kwarcab Tegal, Nurkhasan menambahkan, Kwarcab Pramuka Tegal akan dilewati pasukan ETK Kwarda Jateng selama 2 (dua) hari yaitu Sabtu (27/8) hari ini dan Minggu (28/8). Setelah menerima dari Kab. Brebes, ETK akan diarak melewati beberapa desa wilayah Kwarran / Kecamatan yakni Dukuhwaru – Adiwerna – Talang – Tarub. Sedangkan titik start dari Kota Tegal juga akan disatukan di Kecamatan Kramat, dan malam harinya akan disemayamkan di Pendopo Kecamatan Kramat.
“Untuk menyemarakan ETK, pada persemayaman akan diisi dengan malam saresehan dan penyuluhan tentang Penyalahgunaan Narkoba, Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Karakter bangsa dengan Narasumber dari Kwarcab, Polsek dan Koramil,” terangnya

Pagi harinya, lanjut Khasan, pasukan ETK akan diarak kembali melewati wilayah Kramat – Suradadi dan Warureja. Untuk selanjutnya akan diserahkan ke Kwarcab Pemalang di halaman PG Sumber Harjo, Pemalang. “Untuk pemberangkatan ETK rencananya akan dilepas Sekda selaku Sekretaris Mabicab dan akan diserahkan ke Pemalang oleh Ibu Wakil Bupati selaku Ketua Harian Mabicab,” ujarnya

Menurut Khasan, ETK merupakan kegiatan khas Pramuka Jawa Tengah dalam rangka menanamkan jiwa patriot, sukarela dan tanggung jawab kepada bangsa dan Negara sekaligus untuk untuk memasyarakatkan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda, serta dalam rangka menyemarakkan 55 Tahun Gerakan Pramuka.

“ETK ke – 33 ini mengambil start dari 14 titik Kwarcab se Jateng, dan direncanakan finish 8 September 2016 mendatang, di Kabupaten Karanganyar sebagai pusat peringatan Hari Pramuka ke -55 tingkat Jawa Tengah,” Pungkasnya. (Admin)

Selasa, 23 Agustus 2016

Pramuka Dilatih Pembuatan Jamban Keluarga

SLAWI - Anggota Pramuka Penegak Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tegal mengikuti pelatihan dan pembekalan pembuatan jamban keluarga di Sanggar Pramuka, belum lama ini.

Mereka berasal dari Pramuka Peduli, Saka Bakti Husada, dan perwakilan Penegak SMA/SMK di wilayah Slawi dan sekitarnya. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Kwarcab Tegal dan Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip)/Ika Medica.

Ketua Kwarcab Tegal dr Widodo Joko Mulyono,MKes,MM mengatakan, pelatihan pembuatan jamban keluarga bertujuan menjadikan pramuka lebih kreatif, inovatif, dan mandiri. Pada kegiatan tersebut anggota Pramuka diajarkan cara membuat jamban/WC dalam waktu enam jam.

"Itu adalah ilmu. Kalau sudah dapat ilmu agar disebarkan ke masyarakat. Pertama nanti pada masyarakat Bojong dan Bumijawa,” jelasnya

Joko berharap Pramuka bisa menjadi pelopor dan perintis untuk sanitasi kesehatan di Kabupaten Tegal. Untuk itu, dia berterima kasih kepada DR. dr. Budi Laksono selaku narasumber yang membagikan ilmunya kepada anggota Pramuka Kwarcab Tegal.

Praktik Langsung

Dalam pelatihan tersebut, selain teori, anggota Pramuka juga diberikan praktik langsung membuat lubang jamban/WC dengan material dan bahan yang telah disiapkan seperti pasir, semen, besi, dan bahan lainnya.

Pelatihan langsung disampaikan oleh dokter Budi Laksono yang merupakan Ketua Yayasan Bahana Bakti Sejahtera. Dalam paparannya, dokter yang mendapat julukan ”Dokter Jamban” ini menegaskan pentingnya jamban bagi keluarga.

Selain untuk memberikan keamanan juga kenyamanan. Adanya jamban keluarga juga akan mencegah berbagai penyakit seperti diare, tipus, disentri, dan cacingan.

Humas Kwarcab Tegal, Tri Basuki menambahkan, untuk tahap awal akan dibangun jamban keluarga di dua desa yakni di Desa Rembul Kecamatan Bojong dan Desa Guci, Kecamatan Bumijawa sebanyak 130 unit.

Kegiatan akan dilaksanakan Jumat s.d Minggu (26-28/8) mendatang. "Hari ini, Selasa (23/8) telah dilakukan penyuluhan terkait pembangunan jamban keluarga di dua desa tersebut,” imbuhnya.

Selain pembuatan Jamban, lanjut Basuki, kegiatan juga akan diisi dengan aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat.

"Kegiatan juga dalam rangka Dies Natalis ke 55 FK Undip dan menyemarakkan Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2016 yang akan masuk wilayah Kwarcab Tegal," pungkasnya. (Admin)

Senin, 15 Agustus 2016

Kwarcab Ziarah dan Tabur Bunga Tokoh Pramuka

SLAWI – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal melakukan ziarah dan tabur bunga ke makam tokoh-tokoh Pramuka di Kabupaten Tegal, Minggu (14/8) kemarin. Ziarah di lakukan dalam rangka memperingati hari Pramuka ke-55, sekaligus untuk mengenang jasa-jasa tokoh-tokoh dalam gerakan kepanduan tersebut.
                               
Rombongan Kwarcab yang dipimpin Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Organisasi Hukum, Drs Agus Subagyo,MM menyambangi makam sejumlah tokoh Pramuka diantaranya makam mantan Bupati Tegal, almarhum kak HM Hery Soelistiyawan yang juga mantan Ketua Mabicab Pramuka Tegal sekaligus mantan Ketua Kwarcab Tegal di Desa Adiwerna.

Selain itu, Ziarah juga dilakukan di makam almarhum kak Hasan Ali, mantan Pelatih dan mantan Sekretaris Kwarcab Tegal di makan Desa Kalimati, Adiwerna. “Mereka ini merupakan tokoh-tokoh yang pernah membesarkan dan mengabdi dalam gerakan Pramuka. Dalam rangka hari Pramuka kali ini, kami berziarah untuk mengenang jasa-jasa beliau,” kata Wakil Ketua Kwarcab Tegal, Drs Agus Subagyo,MM kemarin.

Menurut Agus yang juga Kepala BLH ini, ziarah juga dimaksudkan untuk mengambil teladan dan contoh yang baik dari para almarhum mantan tokoh Pramuka di Kabupaten Tegal.
“Lewat ziarah ini, kita (pengurus) yang masih hidup bisa mengambil contoh perjuangan para almarhum semasa hidupnya dalam mengabdikan dirinya kepada Pramuka,” tandasnya

Sesepuh Pramuka yang juga anggota Mabicab, dr H Bimo Bayuadji yang ikut dalam rombongan menuturkan, keaktifan para pendahulu yang telah meninggal dunia itu juga telah membuat gerakan Pramuka jadi yang terbaik. Mereka telah menciptakan kader-kader Pramuka terbaik. “Karenanya, jangan pernah melupakan Gerakan Pramuka, termasuk para pembinanya yang sudah meninggal dunia,” pesan Bimo

Turut dalam rombongan, anggota Mabicab Tegal, kak dr H Bimo Bayuadji, Sekretaris Bidang Organisasi Hukum, Nurkhakim, S.Pd, Sekretaris Pramuka Peduli, Nurkhasan, S.AP dan sejumlah andalan cabang.

Kegiatan ziarah diisi dengan tabur bunga diatas pusara makam, pembacaan tahlil dan diakiri dengan do'a bersama. (Admin)

Minggu, 14 Agustus 2016

Ratusan Pramuka Ikuti Renungan dan Ulang Janji


SLAWI - Ratusan anggota Pramuka Dewasa yang terdiri dari pengurus Kwarcab, Mabicab, Pelatih, Pramuka Penegak dan Pandega serta perwakilan Satuan Karya (SAKA) mengikuti renungan dan Ulang Janji menjelang Hari Pramuka Ke - 55 di Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal, Sabtu (13/8) malam.

Renungan dan ulang janji dipandu oleh Ketua Kwarcab Tegal, dr H Widodo Joko Mulyono,M.Kes,MM dan dihadiri oleh Pimpinan Kwarcab, sejumlah Pengurus Kwarcab, anggota Mabicab, DKC dan Perwakilan SAKA dan Gudep SMA/SMK di wilayah Slawi dan sekitarnya.

Acara dimulai sekitar Pukul 20.30 WIB malam menjelang hari Pramuka tanggal 14 Agustus 2016 dengan saling memberi hormat yang dipimpin oleh Pemimpin Upacara renungan. "Saling hormaat.... Gerak," ucap Pemimpin Upacara yang merupakan Pramuka Penegak.

Selanjutnya rangkaian acara dilanjutkan dengan penyalaan api Dasadharma sebagai simbol 10 Dharma Pramuka yang perlu dihayati, ditanamkan dan diamalkan oleh anggota Pramuka. Sekaligus sebagai semangat kaum muda Indonesia yang menyala - nyala.

10 (sepuluh) api Dasadharma tersebut dibawa oleh 10 (sepuluh) pembawa obor dari Pramuka Penegak, dengan langkah yang mantap maju ketengah satu per satu menyalakan obor yang yang secara simbolis api pertama dinyalakan oleh Ketua Kwartir Cabang selaku Pembina Upacara. Secara berurutan Dasa Darma diucapkan, disertai nyala obor dalam sikap sempurna yang menerangi segenap peserta upacara.

Tidak lama kemudian, Sang Merah Putih, lambang kebanggaan bangsa Indonesia, yang mencerminkan keberanian karena membela yang benar dan akan menjadi saksi apa yang direnungkan jajaran Pramuka, memasuki arena upacara renungan dan menempatkan diri di tengah arena dengan mengambil posisi sebelah kanan depan Pembina Upacara.

Ketua Kwartir Cabang Tegal, dr H Widodo Joko Mulyono,MKes,MM selaku Pembina Upacara mengajak kepada peserta upacara renungan untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia yang diberikan.

"Adik - adik dan Kakak - kakak warga Gerakan Pramuka yang berbahagia. Pada malam yang berbahagia ini, marilah kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semuanya," ucapnya

Pembina Upacara melanjutkan, setelah kita renungkan bersama akan perjalanan perjuangan dan pengabdian kita, maka pada kesempatan yang baik ini marilah kita semua sebagai Pandu Indonesia membulatkan tekad, mengorbankan semangat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian itu demi tercapainya tujuan bangsa, yakni masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

"Marilah kita pegang Sang Merah Putih yang ada di pundak kita, dengan maksud agar selama jantung kita masih berdetak, kita akan selalu ingat, bahwa dipundak kita, dipercayakan tugas dan tanggungjawab untuk melaksanakan janji Pramuka Indonesia, Tri Satya," ajaknya yang diikuti seluruh peserta.

Meski dalam guyuran gerimis, kegiatan renungan dan ulang janji berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Syukur.

Usai renungan acara dilanjutkan Tasyakuran Hari Pramuka ke 55 ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur oleh Ketua Kwarcab Tegal. Selanjutnya Tumpeng diserahkan kepada perwakilan Pramuka Penegak termuda sebagai simbol adanya estafet kepemimpin dan kaderisasi dalam Gerakan Pramuka.

Saka Kalpataru Hijaukan Sangkanjaya

BALAPULANG – Dalam rangka menyambut Hari Pramuka ke-55, HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-71 dan Menuju Indonesia Hijau 2016, Satuan Karya Pramuka Kalpataru (Saka Kalpataru) Kwarcab Tegal binaan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Tegal mengadakan Aksi Pramuka Peduli yang diwujudkan dalam Bakti Sosial di Desa Sangkanjaya Kec. Balapulang, Sabtu (13/8/2016).

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal, Drs Agus Subagyo, MM selaku Ketua Mabisaka Kalpataru mengatakan, sejumlah agenda kegiatan yang digelar dalam bakti social tersebut antara lain penanaman pohon sengon, acasia mangium, suren/surya, bersih-bersih kampung, Masjid / Mushola, sekolah, balai desa, pengecatan dan pemberian bantuan alat kebersihan serta pelubang biopori.

“Walaupun cuaca mendung dan hujan gerimis, semua peserta semangat dan bergembira hingga berakhirnya kegiatan baksos,” katanya.

Dia mengungkapkan, kegiatan bakti ini diharapkan dapat memacu dan memberi semangat pengabdian anggota Pramuka dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat. “Satu dan lain hal, Desa Sangkanjaya hingga saat ini termasuk desa terisolir, karena belum ada akses jalan yg memadai, kecuali jembatan gantung sempit,” tuturnya.

Adapun mereka yang ambil bagian dalam Aksi Pramuka Peduli bakti social bersama Saka Kalpataru yakni Gudep SMA N 1 Slawi, SMA Negeri 2 Slawi, SMA Negeri 3 Slawi, SMA N 1 Pangkah, SMK Kusuma Bangsa Pangkah, SMK Kawit Annur, SMK Negeri 1 Slawi, SMK NU Walisongo Slawi, SMK YPE Slawi, Racana Pandega UPS Tegal dan Poltek Harapan Bersama Tegal serta Gudep SD Sangkanjaya.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BLH Kab. Tegal, Drs Agus Subagyo,MM selaku Ketua Mabisaka Kalpataru yang juga Wakil Ketua Kwarcab Tegal, Pinsaka Kalpataru, para Pamong Saka, Ancu Saka Kwarcab dan Pembina Gudep, Kades serta lembaga desa dan masyarakat (Admin)