**SUKSESKAN HARI PRAMUKA KE 57 TINGKAT KWARDA JAWA TENGAH DI BUPER MARTOLOYO, SUNIARSIH BOJONG 21 SEPTEMBER 2018** PERANSAKA VII KWARDA JATENG 16-21 SEPTEMBER 2018 DI BUPER SUNIARSIH** ESTAFET TUNAS KELAPA KE 34** Pramuka Perekat NKRI**8

Selasa, 26 Desember 2017

29 Pangkalan Gudep Ikuti Jambore Cabang


BOJONGSebanyak 29 pangkalan Gugusdepan (Gudep) SMP/MTs se Kabupaten Tegal mengikuti Jambore Pramuka Penggalang tingkat Kwartir Cabang Tegal. Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih Kecamatan Bojong dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Kwarcab Bidang Binamuda, Sonhaji, Senin (25/12).

Dalam sambutannya, Sonhaji mewakili Ketua Kwarcab Tegal, dokter Widodo Joko Mulyono berharap, pramuka penggalang dapat berkontribusi bagi bangsa melalui kegiatan Pramuka, menumbuhkan rasa kebersamaan dan kemandirian lewat ajang Jambore Cabang.

“Kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat. Bukan hanya pemuda cerdas yang menguasai pengetahuan, tetapi pemuda yang tangguh kepribadiannya, luhur budu pekertinya, kompak dan selalu bersatu,” tandas Sonhaji

Sekretaris Bidang Binamuda Kwarcab Tegal, Suharjo S.Pd mengatakan Jambore Cabang ke – 10 diikuti sekitar 29 pangkalan Gugusdepan (Gudep) SMP / MTs Negeri dan Swasta se Kabupaten Tegal.  Jambore Cabang diikuti 580 penggalang dan 58 pembina Pendamping dari 29 pangkalan Gudep SMP/MTs se Kwarcab Tegal,” katanya kemarin

Dikatakannya, Jambore Cabang merupakan wadah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk suatu perkemahan antara Pramuka Penggalang dari berbagai satuan Pramuka yang berpangkalan pada satuan penggalang.

“Jambore bertujuan menjalin persaudara pramuka, melatih ketahanan mental, jiwa dan rohani serta menanamkan semangat kebangsaan dan kesadaran  berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Humas Kwarcab Tegal, Nurkhasan menambahkan, jambore diisi dengan berbagai ragam kegiatan yang dibagi menjadi beberapa bidang kegiatan yang meliputi kegiatan umum, pendidikan dan seni budaya, ketrampilan dan wawasan, scouting skill, petualangan, bakti dan kegiatan prestasi.

“Contohnya pada kegiatan ketrampilan, peserta dilatih cara menulis berita / jurnalistik, fotografi, robotic dan lainnya. Ini tentu akan sangat bermanfaat bagi peserta didik khususnya adik – adik penggalang,” cetusnya

Khasan berharap, kegiatan Jambore dapat mencapai sasaran yang diharapkan yakni menanamkan, memupuk dan mengembangkan rasa cinta pada Tuhan Yang Maha Esa untuk memperteguh keyakinan beragama, meningkatkan rasa cinta pada alam, bangsa dan Negara serta mempertebal kepercayaan pada diri sendiri.

“Pertemuan besar penggalang ini tentu juga akan menjadi ajang saling tukar pengalaman, menjalin persaudaraan bagi sesama penggalang di Kabupaten Tegal. Selain itu, Jambore sebagai wahana pendidikan karakter dan life skill para kader bangsa,” pungkasnya. (Admin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar